You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Ngemplak
Ngemplak

Kec. Lasem, Kab. Rembang, Provinsi Jawa Tengah

Ini contoh teks berjalan. Isi dengan tulisan yang menampilkan suatu ciri atau kegiatan penting di desa anda.

Terobosan KWT "MAHARANI" dalam Peningkatan Produktifitas Pertanian dan Kesejahteraan Rumah Tangga

Agus 23 November 2025 Dibaca 65 Kali
Terobosan KWT "MAHARANI" dalam Peningkatan Produktifitas Pertanian dan Kesejahteraan Rumah Tangga

Ngemplak, 23 November 2025 Kontribusi untuk mengembangkan daerah dengan segala sumber dayanya bisa dilakukan oleh siapa saja. Bahkan, perempuan juga bisa memberikan peranan penting untuk membantu pemberdayaan masyarakat agar semakin maju. Salah satunya Kelompok Wanita Tani (KWT) "MAHARANI" Desa Ngemplak Kecamatan Lasem Kabupaten Rembang.

Berbekal Tekat dan semangat para perempuan yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani ( KWT ) " MAHARANI" mengubah tanah gersang menjadi tanah yang penuh dengan berbagai macam sayur - sayuran segar dan Padi.

Ketua KWT "MAHARANI", Siti Khuzaymah, mengungkapkan bahwa upaya ini dimulai pada pertengahan bulan November 2025, berawal dari Semangat Ibu - ibu untuk mendirikan KWT untuk meningkatkan Produktifitas Pertanian dan Kesejahteraan Rumah Tangga.

“Dengan adanya KWT ini Ibu - ibu jadi semangat untuk bersama - sama menanam sayur - sayuran agar bisa dipasarkan sebagai produk unggulan KWT Desa, selain itu Ibu - ibu juga mempunyai wawasan tambahan terkait perkebunan dan untuk kedepannya diharapkan semakin banyak varian sayur - sayuran yang ditanam bahkan kalo bisa tanaman obat - obatan juga ada,” ujar Widayati, Ketua KWT "MAHARANI", Minggu (23/11/2025).

Jika nanti sudah pada masa siap panen untuk pemasaran produk dilakukan secara online dan offline, melalui on line mungkin bisa lewat akun media sosial KWT "MAHARANI" serta Whatshap masing-masing pengurus KWT dan jika melalui Offline bisa dititipkan di toko sekitar dan pembelian juga bisa langsung ke rumah KWT produksi.

Siti Khuzaimah menyebut keberhasilan dalam kegiatan KWT ini tak lepas dari keterlibatan generasi muda dalam kelompok.

“Anggota kami usianya variatif, dari 23 sampai 65 tahun. Anak-anak muda inilah yang akan membantu kami untuk urusan online. Mereka yang siapkan konten dan live selling,” katanya.

Selain itu Kepala Desa Ngemplak Mustaqim menambahkan selain meningkatkan Pendapatan juga memberi dampak sosial yang besar. Menurut Mustaqim saat musim panen, mereka bisa membeli sayur - sayuran langsung dari KWT dengan harga layak, mengurangi pemborosan dan meningkatkan nilai tambah. ujarnya.

 

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Kabar Rembang